02 Juni 2013 - Bazar BIS |
Tiap tahunnya The British International School mengadakan Bazaar dengan berbeda tema, yang mana tahun ini bertemakan segala Tentang Indonesia. ISDI mendapat kesempatan mengisi panggung acara menampilkan Angklung & Tari yang sangat khas Indonesia. Hubungan baik The British International School dengan ISDI terbina sejak tahun 2004. Banyak sekali acara kegiatan di sekolah tsb yang mengikutsertakan ISDI. ISDI sangat menghargai dukungan ini, apalagi hal mana memberikan suatu kepositifan penerimaan masyarakat barat kepada anggota ISDI dihadapan para orangtuanya.
31 Mei 2013 - SOIna |
Ibu Aryanti R. Yacub selaku orang tua anak Down syndrome akan menjadi narasumber bagi SOIna – Special Olympics Indonesia di acara Healthy Athletes di Bandung.
19 Mei 2013 - BIS Biathlon |
Menjalin hubungan akrab ISDI - BIS – British International School pada acara Biathlon (cabang olah raga renang dan lari), bertempat di sekolah The British International School, Jl Raya Jombang, Bintaro Sektor 9, Tangerang. ISDI akan didukung oleh 30 atlet.
25 Mei 2013 - Devosi Maria |
Tahun ini ISDI dalam mengisi undangan acara Agung Devosi Maria dari Jemaat Katolik Se Indonesia akan mengirim Sdr. Robby Eko Raharja yang akan memukau penonton dengan kemampuannya bermain alat musik biola. Acara akan diselenggarakan di Plaza Bapindo Lt. 8, Jakarta Selatan. Sdr. Robby akan tampil solo untuk pertama kalinya dihadapan umum dan dalam acara besar. Sdr. Robby juga adalah satu-satunya pemain alat musik biola Down syndrome di Indonesia.
01 Mei 2013 - Compassion Festival |
ISDI will give their best performances of angklung and dance at the opening ceremony of The Compassion Festival being held at the Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, North Jakarta by Mr. Gede Prama’s meditation group.
ISDI (Ikatan Sindroma Down Indonesia) didirikan pada 21 April 1999. Sebuah Kelompok nirlaba yang terdiri dari orang tua, ahli medis, ahli pendidikan kebutuhan khusus, para guru, dan simpatisan.
Kami sebagai orang tua sangat prihatin akan masa depan anak-anak kami yang Down syndrome di Indonesia, apalagi kami mengetahui tiada dukungan yang memadai dari pemerintah atau kalangan lain.
Kami sangat mengharapkan masa depan yang lebih baik dengan berbagi pengalaman dan saling memberi dukungan didalam pertemuan secara rutin.